Semua Tentang Sepakbola di Dunia

Pages

Kamis, 13 Februari 2014

Stadium Saint Marry's


Stadion St Mary's merupakan stadion sepak bola yang menjadi kandang bagi klub Southampton F.C., terletak di Southampton. Stadion ini memiliki kapasitas 32.689 tempat duduk.
Southampton F.C klub yang menjadi salah satu klub promosi di musim lalu itu kini menjelma menjadi tim kuda hitam di Liga Primer Inggris, bahkan mereka sanggup menembus 10 besar klasemen sementara EPL.
Southampton Football Club atau yang lebih kita kenal dengan nama Southampton FC merupakan salah satu tim yang kini merumpun di liga primer Inggris. Lahir pada 21 November 1885 atau 128 tahun yang lalu, Southampton menjadi salah satu tim tertua di EPL. Di musim lalu Southampton menjalani masa promosi nya di Divisi Utama Barclay’s Premiere league, dan sukses finish di peringkat ke 14. Kini mereka menjadi salah satu tim kuda Hitam di EPL yang turut mengisi 10 Besar klasemen sementara Liga Paling bergengsi di Inggris itu.
Nama Lengkap Klub : Southampton Football Club (Southampton F.C)
Tanggal Berdiri : 21 November 1885
Stadion Saat ini : St Mary’s Stadium, Southampton, Inggris
Kapasitas Stadion : 32,689 orang/ penonton
Julukan KLub : Saints
Pemilik Klub : Katharina Liebherr
Chairman Klub : Nicola Cortese
Kepala Manajer/Pelatih : Mauricio Pochettino
Bermain di : Liga Primer Inggris
Situs Resmi Klub : www.saintsfc.co.uk/page/home
Fakta Menarik dan Sejarah Klub Southampton FC :
- Southampton sendiri adalah sebuah nama pelabuhan yang ada di Inggris, dan klub tersebut lahir di pelabuhan Southampton, dimana mereka memiliki stadion bernama St Mary’s Stadium. Stadion kebanggaan Southampton itu sendiri memiliki kapasitas penonton hingga 32,689 orang.
- Jika berbicara mengenai sejarah klub, klub ini lahir pada 128 tahun yang lalu yaitu pada tanggal 21 November 1885, dimana saat itu nama mereka sebenarnya adalah St. Mary’s Young Men’s Association F.C. Kemudian setelah beberapa kali berganti nama, akhrinya klub ini dinamakan Southampton F.C pada musim 1896–97.
- Sejauh ini klub yang juga dikenal dengan nama Soton itu belum sempat mencicipi gelar juara liga primer inggris, gelar terbaik mereka hanya satu gelar juara Piala FA yang mereka dapatkan pada tahun 1976

Stadium Emirates


Stadion Emirates merupakan stadion sepak bola yang terletak di Ashburton Grove, Holloway, London utara, dan merupakan markas utama klub sepak bola Arsenal F.C. sejak Juli 2006. Stadion ini merupakan stadion sepak bola terbesar kedua di kompetisi Liga Utama Inggris setelah Old Trafford dan merupakan terbesar keempat di daratan Inggris setelah Stadion Wembley (London), Old Trafford (Manchester), dan Stadion Millennium (Cardiff).
Nama: Stadion Emirates
Klub: Arsenal FC
Peresmian: Tahun 1913
Kapasitas: 60.500 kursi
Alamat: Drayton Park, London N5 England
Sejak berdiri, Arsenal beberapa kali pindah stadion. Mulai dari memakai sebuah lapangan di Woolwich yang bernama Manor Ground, lalu pindah ke London Utara, sekaligus membangun Stadion Highbury dan dipakai pertama kali dipakai pada tahun 1913. Stadion ini dipakai Arsenal hingga pada musim 2005/06 (atau berusia kurang lebih 93 tahun). Pertandingan terakhir yang digelar di Stadion Highbury adalah Liga Utama Inggris, yaitu Arsenal vs Wigan Athletic yang berhasil dimenangkan oleh Arsenal dengan skor 4-2 dengan tiga gol dari Thierry Henry. Stadion ini diganti, dikarenakan kapasitasnya yang terlalu kecil dibanding stadion klub-klub lain, seperti Chelsea F.C.
Sejak bulan Juli 2006 sampai sekarang, klub ini menempati markas barunya, Stadion Emirates yang berkapasitas 60.500 kursi dan terletak di Ashburton Grove dan peresmian pemakaian Stadion Emirates sekaligus pertandingan pertama yang digelar adalah dengan diadakannya sebuah pertandingan persahabatan antara Arsenal dengan para pemain legenda Belanda untuk perpisahan Dennis Bergkamp, seorang mantan penyerang Arsenal.

Stadium Etihad


Sejarah Singkat Etihad stadium

Stadion City of Manchester di Manchester, Inggris, sekarang bernama Etihad Stadium karena alasan sponsor, merupakan sebuah stadion sepak bola. Stadion ini digunakan sebagai kandang dari klub sepak bola Manchester City sejak tahun 2003. 

Pada awalnya stadion ini dibangun sebagai tempat penyelenggaraan Pesta Olahraga Persemakmuran 2002. Nama stadion berubah menjadi Etihad Stadium sejak Juli 2011 untuk tujuan sponsorship.

Stadion ini merupakan stadion terbesar kelima di Liga Utama Inggris dan terbesar keduabelas di Britania Raya dengan kapasitas 47.726 kursi.

Pertandingan sepak bola pertama di stadion ini adalah pertandingan persahabatan antara Manchester City dan Barcelona pada tanggal 10 Agustus 2003. Manchester City memenangi pertandingan tersebut dengan skor 2-1, dan Nicolas Anelka mencetak gol yang pertama di stadion ini.

Empat hari kemudian pertandingan kompetisi pertama adalah pertandingan Piala UEFA antara Manchester City dengan klub Liga Utama Wales, The New Saints, di pertandingan ini City menang dengan skor 5-0 dan Trevor Sinclair mencetak gol kompetisi pertama di stadion ini. 

Pertandingan kandang pertama Manchester City di Liga Utama Inggris dilaksanakan pada tanggal 23 Agustus 2003 melawan Portsmouth dengan hasil imbang 1-1, dan pemain Pompey, Yakubu Aiyegbeni mencetak gol liga
pertama di stadion ini.

Stadium Goodison Park


Goodison Park adalah stadion sepak bola yang terletak di Walton, Liverpool, Inggris. Stadion ini telah menjadi rumah bagi Everton FC sejak selesai pada tahun 1892 dan merupakan salah satu stadion pertama di dunia yang tujuan dibangunnya dengan alasan sepak bola. Stadion ini dibangun di daerah perumahan yang dilayani oleh kereta api

reguler dan layanan bus dua mil (3 km) dari pusat kota Liverpool.

Goodison telah mengalami banyak perubahan selama bertahun-tahun dan saat ini memiliki kapasitas semua-duduk dari 40.157. Penggemar Everton merujuk ke stadion sebagai "The Grand Old Lady" dan disingkat "Goodison".

Ini menjadi tuan rumah lebih top-flight game daripada stadion lain di Inggris.Goodison telah menyelenggarakan jumlah maksimum pertandingan liga sejak Premier League dibentuk pada tahun 1992, saat Everton tetap di tingkat atas sepakbola Inggris sejak 1954. Klub hanya berada di luar divisi teratas selama empat musim, setelah hanya diturunkan dua kali (tahun 1930 dan 1951).

Serta Hosting permainan Everton, stadion telah menjadi tempat untuk final Piala FA dan banyak perlengkapan internasional, termasuk beberapa di Piala Dunia FIFA 1966. Rekor untuk kehadiran tertinggi dalam sepak bola perempuan berdiri di Goodison Park pada tahun 1920, yang berdiri untuk 92 tahun sampai 31 Juli 2012. Kehadiran yang tinggi ini permainan sepakbola mengakibatkan perempuan yang dilarang oleh Asosiasi Sepakbola selama 50 tahun karena mereka merasa terancam permainan laki-laki.

Goodison Park dikandung dalam kondisi yang tidak biasa: dua faksi politisi di dewan Everton bergulat untuk mengontrol nasib klub. Sebuah perpecahan muncul dengan anggota mayoritas dengan meninggalkan rumah mereka di Anfield dan membentuk Goodison Park. Relokasi Everton FC ke Goodison Park adalah salah satu kasus paling awal dari tim pindah ke stadion baru untuk manfaat moneter.

Everton awalnya dimainkan pada lapangan terbuka di sudut selatan-timur yang baru ditata Taman Stanley , yang merupakan situs untuk diusulkan stadion baru Liverpool FC. Pertandingan resmi pertama terjadi pada tahun 1879. Pada tahun 1882, Mr J. Cruit menyumbangkan tanah di Jalan Priory dengan fasilitas yang diperlukan untuk klub profesional. Cruit meminta klub untuk meninggalkan tanahnya setelah dua tahun karena orang banyak menjadi terlalu besar dan berisik.

Everton pindah ke Anfield di dekatnya, di mana berdiri tertutup tepat dibangun. Everton bermain di Anfield dari tahun 1884 sampai 1892. Selama waktu ini klub berbalik tim profesional dan masuk di Piala FA. Mereka menjadi anggota pendiri Football League dan memenangkan kejuaraan pertama mereka di tanah di 1890-1891. Kapasitas Anfield tumbuh ke lebih dari 20.000 dan klub menjadi tuan rumah pertandingan internasional antara Inggris dan Irlandia. Selama waktu mereka di Anfield, Everton menjadi klub pertama yang memperkenalkan goalnets ke sepak bola profesional.

Pada tahun 1890, sengketa tentang bagaimana klub itu harus dimiliki dan dijalankan muncul dengan John Houlding, pemilik saham mayoritas Anfield dan Ketua Everton, di garis depan. Houlding dan komite klub awalnya tidak setuju tentang pembelian penuh dari tanah di Anfield dari pemilik tanah kecil Mr. Orrell dan meningkat menjadi perselisihan berprinsip tentang bagaimana klub dijalankan. Dua perbedaan pendapat tersebut termasuk Houlding ingin Everton untuk menjual hanya produk bir selama acara dan untuk para pemain Everton untuk menggunakan rumah publik Sandon sebagaimana mengubah fasilitas kamar.Pada kesempatan kali ini saya (penulis) akan memberi Informasi kepada anda para pembaca tentang salah satu stadion sepak bola yang sangat terkenal di dunia, yaitu Stadion Amsterdam Arena. Semoga dapat membantu anda.
Yang paling terkenal dari perbedaan pendapat menyangkut tingkat Everton sewa meningkat diminta untuk membayar. Pada tahun 1889, Everton membayar £ 100 untuk Houlding sewa dan oleh musim 1889-1890 ia pengisian Everton £ 250. Everton harus membayar untuk semua pekerjaan dan berdiri. Sengketa meningkat ke sewa dituntut sebesar £ 370 per tahun. Dalam rumit mengarah ke perpecahan dalam klub, sengketa sewa terlalu sederhana untuk dipilih sebagai penyebab utama. Sengketa ini diperparah oleh banyak poin yang disengketakan kecil.Flashpoint adalah perjanjian dalam kontrak pembelian tanah oleh Houlding dari Orrell menyebabkan gesekan lebih lanjut dan mendalam. Sebuah strip tanah di tanah Anfield berbatasan dengan daratan yang dimiliki oleh Mr Orrell, dapat digunakan untuk menyediakan kanan jalan jalan akses untuk situs daratan kosong Orrell itu. Pada awal 1.891 klub didirikan berdiri pada jalan sekarang diusulkan, yang juga tumpang tindih lahan Orrell itu, tanpa diketahui ke Everton FC Komite. Pada Agustus 1891 Orrell mengumumkan niat mengembangkan tanahnya sebelah lapangan sepak bola dan membangun akses jalan di tanah milik Houlding dan Everton FC diduduki oleh

Everton FC menyatakan mereka tidak tahu perjanjian, Houlding menyatakan mereka lakukan. Situasi ini menciptakan ketidakpercayaan besar dan gesekan antara Houlding dan Everton FC Komite. Keretakan dan ketidakpercayaan antara komite dan Houlding adalah pada tiga tingkat, niat pribadi Houlding bisnis, politik, dan moral. Namun demikian, klub menghadapi dilema karena harus menghancurkan berdiri menghasilkan pendapatan baru atau kompensasi Orrell.
Cara Houlding di seluruh masalahnya adalah untuk mengajukan sebuah perusahaan terbatas dengan pengapungan dari klub yang memungkinkan klub untuk membeli itu Houlding dan tanah Orrell yang langsung, berharap untuk meningkatkan £ 12.000. Usaha-usaha sebelumnya untuk mengumpulkan uang dari masyarakat telah gagal total. Ini akan berarti klub akan perlu untuk menemukan £ 6.000 di kas dengan tambahan £ 4.875 hipotek. Komite Everton awalnya menerima usulan Houlding dalam prinsipnya, namun suara menentang itu pada pertemuan.
Setelah banyak negosiasi dan nyerempet bahaya di kedua sisi Everton dikosongkan Anfield dengan Houlding ditinggalkan dengan stadion kosong, yang segera terbentuk Liverpool FC.

Klub-klub itu sendiri memiliki perbedaan versi peristiwa mengapa hal itu terjadi.

Stadium Saint James Park


Salah satu daya tarik Newcastle adalah St James Park-nya. Ini merupakan stadion kebanggaan warga Newcastle yang menjadi stadion terbesar keenam di Inggris. Sepak bola, bagi Geordie — warga asli Newcastle– bukan sekadar permainan merebut bola dan mencetak gol. Sepak bola telah menjadi bagian dari hidup mereka. Tak heran, jika pada setiap ada laga Newcastle di St James Park, maka stadion itu dipastikan penuh.
Ferderasi Sepak Bola Inggris (FA) menyebut stadion markas the Toon Army –julukan pasukan Newcastle– itu tercatat sebagai salah satu stadion dengan tingkat okupansi tertinggi dalam setiap pertandingan Liga Inggris.
St James Park, Newcastle
Tidak murah sebetulnya membeli tiket di sini. Apalagi jika menyangkut laga kelas wahid alias big match. Tiket termurah mulai 26 poundsterling, tergantung kategorinya juga. Untuk kategori A, tiket termurah di sini 40 poundsterling. Kategori dibagi berdasarkan posisi kursi, yang semakin memiliki sudut pandang bagus, semakin mahal.
Stadion dengan kapasitas 52 ribu kursi ini menjadi saksi sejarah sepak bola Inggris dan juga perjalanan klub kebangaan Goerdie, Newcastle United. Pada 2006, di sini digelar pertandingan Piala Eropa. Olimpiade 2012 juga akan mengambil tempat di St James Park. Seperti stadion-stadion besar lainnya di Inggris, St James Park memiliki fasilitas lengkap dan posisi sangat strategis.
St James Park, Newcastle
St James Park yang sekarang diubah namanya menjadi Sports Direct Arena mudah dijangkau berbagai alat transportasi. Dia memiliki stasiun kereta bawah tanah atau disebut Metro. Hampir semua jurusan bis melewati rute ini. Bagi Anda yang kebetulan menetap di pusat kota, cukup jalan kaki untuk sampai ke St James Park. Stadion ini terletak di Terrace Garden yang menjadi jantung pusat kota Newcastle.
St James Park dikelilingi tempat-tempat asyik untuk dikunjungi. Pertama, ada Chinese Town. Kota pecinan ini menjadi salah satu penggerak ekonomi lokal dengan konsep bisnis restoran yang setiap hari selalu dikunjungi banyak orang. Kedua, ada kereta Central Station yang berarsitektur tua. Dari stasiun kereta ini Anda cukup jalan kaki sekitar 15 menit sampai di stadion. Sedangkan Stasiun Metro (subway) ada di underground stadion St James Park.
Ketiga, pusat kota. Di sini pusat warga kota dan turis berkumpul untuk menikmati sajian-sajian khas Newcastle. Ada makanan, musik, pasar sayur dan buah, hingga taman-taman yang indah dan nyaman. Keempat, posisi stadion juga dekat dengan kampus Universitas Newcastle upon Tyne, salah satu kampus tertua di Inggris. Para mahasiswa asing biasanya tinggal di apartemen-apartemen di sisi stadion. Dari jendela kamar, mereka masih bisa melihat ujung-ujung stadion St James Park.
St James Park, Newcastle
Komite stadion menyediakan tur stadion setiap harinya dan saat ada laga. Biaya untuk umum 10 poundsterling (mahasiswa/pelajar/orang tua) dan 13 poundsterling. Kita akan masuk ke ruang ganti pemain, tempat duduk pemain dan pelatih di stadion, hingga tempat jumpa pers. Usai keliling stadion, kafe Alan Shearer siap menjamu. Ada sajian makanan lokal terutama fish and cheap yang terkenal itu. Ada juga minuman beralkohol (bir-bir) yang cuma ada di Newcastle.
Buat Anda yang tidak terbiasa kedinginan, jangan sekali-kali memilih kursi di ruang terbuka. Newcastle, menurut sebagian orang Asia, tidak pernah summer. Selalu winter, bahkan di musim panas sekalipun. Toko suvenir Newcastle berdampingan dengan kafe Alan Shearer, sang legenda the Toon Army. Semua jenis suvenir klub dijual di sini. Harganya rata-rata mulai dari 1 poundsterling hingga ratusan poundsterling.
Bagi Anda yang Muslim, jangan khawatir soal makanan. Di Newcastle, banyak tersaji rumah makan halal. Di dekat stadion Newcastle saja ada lebih dari 10 restoran Muslim yang terkenal dan selalu penuh. Yang paling saya suka: Chicken Cottage, ayam panggang khas Pakistan yang digemari warga lokal

Stadium Anfield


Anfield Stadium Didirikan dan diresmikan pada tahun 1884 dan dimiliki oleh John Houlding, Anfield disewakan kepada Everton. Pemilik Everton ketika itu, John Orrell, menyewa Anfield dengan biaya 100 pounds per tahun pada 1884-1888 Tetapi karena Everton berkembang pesat, Houlding mengambil kesempatan bisnis dan menaikkan sewa menjadi 250 pounds/tahun. Di sekitar stadion pun hanya bir produksi Houlding yang boleh dijual. Hotel Sandon miliknya juga menjadi ruang ganti pemain. Keputusan-keputusan monopolitik ini membuat Houlding dibenci Everton. Tetapi di sinilah berkah mulai muncul... Everton menolak tawaran Houlding untuk membeli Anfield dengan harga 6000 pounds. Mereka menuntut sewa 180 pounds per tahun.Tawaran tersebut ditolak. Konflik semakin dalam. Puncaknya, 12 Maret 1892. Pertemuan petinggi Everton ricuh, Houlding melakukan walk out. "Saya di sini untuk diadili, dan seorang terdakwa tak pernah duduk di kursi." Demikian tukas Houlding sebelum meninggalkan ruang rapat.
John Houlding
15 Maret 1892. Everton memutuskan hengkang dari Anfield dan membeli tanah untuk pembangunan stadion baru, Goodison Park. Sementara Houlding? Sendirian di Anfield yang melompong. Tercetuslah ide yang meredefinisikan sepakbola: Pembentukan Liverpool FC. 15 Maret 1892, W. E. Barclay mengusulkan nama "Liverpool FC" untuk klub yang baru terbentuk tersebut. Awalnya, Anfield hanya berkapasitas 8000 spektator saja, dan belum dilengkapi penerangan yang memadai. Pertandingan Liverpool di Anfield pertama kali hanya dihadiri sekitar 200 orang saja Seiring dengan perkembangan Liverpool, Anfield tidak mampu lagi menampung penonton.1895, renovasi pertama dilakukan.Grandstand yang berkapasitas 3000 tempat duduk dibangun pada 1895, dan pada 1903, Anfield Road End dibangun.1906, setelah kedua kalinya Liverpool menjuarai Liga Championships, lahirlah bagian stadion yang termahsyur: Spion Kop. Tribun tersebut dinamai "Spion Kop" untuk mengenang jurnalis Liverpool, Ernest Edwards yang tewas di Kop saat Perang Boer.Istilah Kop kemudian terkenal, berbagai klub lain juga
mengadopsinya. Tetapi tentu saja, Anfield yang pertama. Tahun 1928, The Kop mengalami renovasi besar-besaran. Atap dipasang dan kapasitas ditingkatkan sampai 30ribu.Pada tahun 1952, rekor penonton terbanyak di Anfield pecah. 61.905 orang hadir di Anfield menyaksikan Redmen melawan Wolves. Anfield terus mempercantik diri. Pada 1957, lampu kabut dipasang, dan 6 tahun berselang, tribun Kemlyn Road dimodernisasi. Renovasi Kemplyn Road menghabiskan 350 ribu pounds.
The Kop
Pada 1965, Anfield Road stand menyusul untuk diberi atap. Tahun 1973, Main Stand mengalami desain ulang, dan 9 tahun kemudian, Anfield Road stand sudah seluruhnya diberi tempat duduk.Pada tahun yang sama (1982), The Shankly Gates yang terkenal didirikan. Kemlyn Road stand kemudian kembali direnovasi dan diberi nama Centenary Stand pada 1992, memperingati 100 tahun Liverpool berdiri. 1994. Momen yang menyedihkan bagi para Kopites. The Kop harus diruntuhkan dan dibangun kembali menjadi all-seater. Mengapa? "Hillsborough 1989" dirasa cukup untuk menjawab pertanyaan tersebut. Tribun berdiri tidak lagi aman. 1997, patung perunggu Bill Shankly dibangun. Paisley Gateway menyusul pada 1999. Anfield seperti yang kita kenal sekarang telah selesai.

Stamford Bridge



Asal Mula Stamford Bridge.

Ketika diresmikan pada 28 April 1877, Stamford Bridge merupakan stadion yang khusus digunakan untuk menggelar perlombaan atletik. Adalah Gus Mears dan saudaranya, Joseph, yang berambisi mengubah fungsi stadion ini menjadi lapangan sepak bola.
Dengan tujuan ingin membangun lapangan sepakbola Gus Mears dan saudara lelakinya, Joseph, membeli sebuah lahan seluas 51.000 m2 tersebut pada 1904. Keluarga Mears menunjuk seorang arsitek bernama Archibald Leitch untuk mendesain sebuah stadion yang megah.
Mengingat lahan tersebut masih termasuk ke wilayah Fulham, keluarga Mears mencoba menjual desain stadion itu kepada klub sepak bola Fulham. Tapi tawaran mereka ditolak mentah-mentah.
Merasa tersinggung, pemilik tanah memutuskan untuk mendirikan klub sepak bola sendiri guna menempati stadion yang lantas disebut STAMFORD BRIDGE tersebut.
Lalu, dari mana asal nama Stamford Bridge? Berdasarkan peta abad 18, terdapat sebuah sungai kecil di arena pembangunan stadion. Sungai tersebut mengalir ke arah Sungai Thames. Di bagian sungai yang memotong Fulham Road terdapat sebuah jembatan bernama SANFORD BRIDGE. Sementara itu, bagian sungai yang memotong Kings Road terdapat STANBRIDGE. Digabungkan menjadi STANFORD BRIDGE dan berevolusi menjadi STAMFORD BRIDGE.
Ketika pertama kali diresmikan Stamford Bridge hanya mampu menampung sekitar 100.000 penonton. Setelah mengalami beberapa kali renovasi, stadion itu kini berkapasitas 41.841 tempat duduk.
Perombakan pertama dilakukan pada 1930. Sebuah tribun penonton dibangun di bagian selatan untuk menampung lebih banyak penonton.
Hanya sebagian dari area ini yang memiliki atap dan lantas dikenal sebagai The Shed End. Sebagai catatan hingga kini The Shed End merupakan tempat favorit para suporter fanatik Chelsea. Di area ini pula tempat bercokol penonton paling heboh, paling ribut dan paling gila.
Pada 1964 hingga 1965, pihak klub membangun tribun barat yang baru guna menggantikan tempat duduk yang sudah ada. Tahun 1973 giliran tribun timur yang mengalami perbaikan total.
Selama 15 tahun terakhir, Stamford abaridgr terus diperbaiki. Sejak 2005, stadion tersebut juga dilengkapi Centernary Museum. Sementara itu, sebuah megastore dibangun di bagian barat stadion. Di bawah kekuasaan Roman Abramovich Chelsea pun berencana memperluas Stamford Bridge hingga 55.000 tempat duduk. Sayang, letaknya yang berada di dekat jalan utama kota London plus dua jalur kereta api membuat rencana itu sulit terwujud.

Milik Suporter.

Ketika mengalami kebangkrutan pada akhir 70-an, Chelsea memutuskan melego Stamford Bridge ke pihak pengembang. Uang dari hasil penjualan tersebut digunakan untuk membayar hutang klub.
Hak kepemilikan kembali diperjuangkan di era kepemimpinan Ken Bates, Pada 1992, Chelsea punya hak penuh atas Stamford Bridge. Namun saat ini, Chelsea Pitch Owners (CPO) yang punya hak kepemilikan atas Stamford Bridge dan penggunaan nama Chelsea Fc. Sebagai catatan, CPO merupakan organisasi nirlaba yang sahamnya dipegang para pendukung setia The Blues.
Pembentukan CPO bukan tanpa tujuan. Organisasi ini diharapkan bisa menjamin pihak klub untuk tidak lagi menjual Stamford Bridge ketika mengalami krisis keuangan. Artinya ketika klub memutuskan untuk hijrah ke stadion lain, mereka dilarang menggunakan nama Chelsea FC lagi.
 
Blogger Templates